Atlet Woodball Kota Semarang, Kastari, mempersembahkan 2 (dua) medali dalam cabang olahraga woodball pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Tenaga Kependidikan (Tendik) di Politeknik Negeri Semarang (Polines) tersebut meraih medali emas pada nomor Ganda Fairway Putra dan Beregu Fairway Putra.
Dalam nomor Ganda Fairway Putra, ia berpasangan dengan Cris Subiyanto, sukses mempersembahkan medali emas setelah memastikan kemenangan melawan pasangan Kota Surakarta dengan skor 2-1 di Lapangan Candigolf, Kota Semarang, belum lama ini.
Kastari mengaku bersyukur dapat menuntaskan pertandingan final dengan hasil terbaik. Meski belum sepenuhnya puas dengan penampilannya, ia merasa bangga bisa menyumbangkan medali emas untuk Kota Semarang bersama Cris Subiyanto.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menjadi juara di nomor Ganda Fairway Putra bersama Pak Cris,” kata Kastari seusai pertandingan. Kemenangan tersebut menjadi kebanggaan bagi kontingen Kota Semarang. Kastari dan Cris menunjukkan kekompakan serta konsistensi permainan hingga berhasil mengamankan gelar juara di tengah cuaca panas dan rangkaian pertandingan yang menguras tenaga. Dalam olahraga woodball, lanjut Kastari, ketepatan pukulan dan strategi permainan perlu berjalan seiring dengan kondisi tubuh yang prima. Terlebih dalam nomor ganda, setiap atlet harus menjaga komunikasi dan kekompakan agar pasangan dapat menjalankan strategi secara optimal.
Kastari turut mengapresiasi dukungan KONI Kota Semarang yang membantu para atlet selama menjalani kompetisi. Ia menilai persiapan yang melibatkan pelatih, ofisial, dan tim kesehatan memberikan kontribusi penting terhadap kelancaran pertandingan.
KONI Kota Semarang juga menyediakan dukungan pemulihan fisik, termasuk layanan pijat dan tenaga medis, untuk membantu atlet menjaga kondisi tubuh selama rangkaian pertandingan.
“Dari kota juga sudah didukung pelatih dan ofisial yang menyiapkan segala sesuatunya. KONI juga menyiapkan layanan pemulihan, termasuk pijat dan dokter untuk membantu menjaga kondisi kesehatan atlet,” jelasnya.
Keberhasilan tersebut, ungkapnya, juga menunjukkan pentingnya konsistensi latihan dan pengelolaan kondisi fisik dalam olahraga woodball. Kemampuan membaca situasi pertandingan, menjaga akurasi pukulan, dan menyusun strategi bersama menjadi faktor penting untuk menghadapi lawan yang memiliki kualitas permainan seimbang.
Sumber : konijateng.id
Penulis : Juli Widiyanto
Editor : Juli Widiyanto